Waktu untuk Menikah

gambar diambil dari http://www.kerangrebus.com/

Tadi setelah latihan untuk performance angkatan pada cara temu akrab di Informatika, sepintas ngobrol sama Karin tentang waktu untuk menikah. Nampaknya pikiran kebanyakan wanita dan kebanyakan laki-laki hampir mirip. Kalau laki-laki, menunggu mapan dulu baru menikah sedangkan kalau wanita ingin segera menikah karena diburu oleh umur. Itu mengapa banyak pasangan yang menikah dengan usia yang berbeda (antara 4-6 tahun). Saya pernah menulis sih tentang nikah dini di sini.

Kalau pandangan saya sebagai laki-laki, laki-laki memiliki tanggung jawab untuk menafkahi keluarga, sehingga ia ingin benar-benar mapan dan siap agar nanti ketika membina keluarga bisa menjadi suami atau ayah yang bertanggung jawab dan mampu memberikan yang terbaik untuk keluarganya. Sebagai seorang laki-laki, pasti ingin bisa membelikan apapun yang istrinya inginkan, anaknya mau, bisa menyekolahkan anaknya di sekolah terbaik, dan lain-lain. Tantangannya sebenarnya adalah jika usia yang laki-laki dengan yang wanita berdekatan, yang satu ingin menunda hingga mapan yang satu ingin lebih cepat. Kalau solusi dari saya sih, kenapa gak mapannya dari sekarang aja? :p Jadi kalo nanti lulus, terus bertemu dengan orang yang tepat, tidak ada lagi dilema masalah kemapanan ataupun finansial. Paling tinggal nunggu kesiapan mental saja dari kedua belah pihak 😀

n.b ikuti pesan Shireen Sungkar dan Teuku Wisnu aja, jadilah keluarga berencana 😀 Ini video mereka menurut saya catchy banget loohh :p hahaha…

One thought on “Waktu untuk Menikah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s