[Supercoolday] Mencari Baju

 

Dea Lagi Liat2 Baju. *yg pasti bukan yg itu :p
Dea Lagi Liat2 Baju. *yg pasti bukan yg itu :p

Tak terasa September sudah semakin dekat. Ditengah-tengah kesibukan Saya dan Dea belakangan ini, pikiran kami sempat terdistraksi mengenai waktu yang sudah mulai mengejar kita. Salah satu perentilan yang masih harus diurus dan kira-kira butuh waktu yang agak panjang adalah menyiapkan kostum untuk hari H, mulai dari akad sampai resepsi, mulai dari pengantin hingga among tamu. Untungnya, dari katering sudah ada rekanan yang bisa merekomendasikan lokasi salon yang kira-kira oke. Awalnya, vendor kami menawarkan ke salon yang ada di Depok. Hehe oke, deket banget dari rumah saya, tapi jauh dari tempatnya Dea dan lokasi supercoolday nanti. Alhasil kami minta rekomendasi lain yang ternyata dekat sekali dengan gedungnya nanti 🙂

Sekitar dua minggu yang lalu, Saya dan Dea sempat mampir bentar ke Salon tersebut untuk liat-liat. Tapi berhubung kami dateng di hari minggu, para pegawainya sedang super hectik karena ada banyak nikahan dan juga pengunjung yang liat-liat lagi banyak. Kami direkomendasikan oleh staf di sana untuk datang di hari Rabu karena biasanya baju-baju udah keluar dan disiapkan untuk nikahan dari hari Kamis dan Jumat, lalu di Sabtu dan Minggu dipakai acara, Senin masuk laundri, baru ada koleksi bajunya lengkap hari Rabu. Akhirnya, Rabu kemarin pun Saya dan Dea ijin dari kantor untuk ke tempat sanggar tersebut.

Ketika datang, pertanyaan awal yang diajukan oleh karyawan disana adalah “mau suasananya warna apa?” Wah, itu pertanyaan yang cukup berat karena sampai detik tadi kami belum punya referensi mau warna apa sih. Tadinya pengennya dari modelnya dulu, baru diliat ada warna apa. Tapi ternyata agak sulit kalau pake metode tersebut. Sempet kebingungan memilih-milih dengan agak terbata, tiba-tiba pemilik salon tersebut masuk ke ruangan kami. Eh ternyata, pemilik salon tersebut kenal dengan Bundanya Dea. Dea katanya waktu TK sering pinjem kostum untuk kartinian dengan Ibu itu waktu salonnya masih di daerah pamulang. Walhasill, jadilah semacam reuni singkat antara Bundanya Dea dengan Ibu pemilik salon.

Pas dilihatin foto-foto riasnya, menurut saya riasannya oke banget. Klo nikahan itu, kadang riasannya suka lebay ampe kita gak tau ini siapa mempelai wanitanya saking berasa pake toping. Tapi di situ, riasannya natural banget, tidak terlalu tebal, dan elegan. Kemudian, dari obrolan singkat sejenak, pemilik salon tersebut langsung merekomendasikan dua buah gaun yang dia lihat sesuai dengan kepribadian Dea. Wow. Dengan ngobrol sekilas, dia bisa tau seleranya Dea seperti apa. Pas dua gaun itu ditunjukin, Dea langsung suka dua-duanya 🙂 Yang satu modelnya unik yang satu lagi modelnya super anggun. Dea udah bingung tuh mau pilih yang mana. Tapi berhubung ada salah satu gaun dimana yang cowo bakal pake beskap pink (uhuy), akhirnya pilihan jatuh ke gaun yang satu lagi 🙂 hehehe… Alhamdulillah satu ceklis besar sudah terlewati yakni untuk ngetag baju resepsi dan rias hari H. Untuk baju akad, Dea ada model sendiri yang dia pengen jadinya Dea jahit sendiri tapi klo Saya sih niatnya mau nyewa aja biar praktis.

Setelah ini, yang berkaitan dengan salon adalah fitting baju (terutama buat Dea) sekitar 3x, terus ada juga test make up (yang juga buat Dea :p). Paralel dengan itu, harus mulai nyari undangan sama souvenir nih. Semoga lancar semua yah acaranya sampai hari H! Amiiin

Advertisements

One thought on “[Supercoolday] Mencari Baju

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s