[Supercoolday] Persiapan Mengatur Keuangan Rumah Tangga

WP_20130822_001

Beruntung dulu saya sempat dapet sesi konsultasi gratis mengenai keuangan dengan salah seorang senior saya yang ahli di bidang financial planning (saya pernah menulisnya di sini). Saya jadi menyadari bahwa menikah itu gak bisa hanya dengan modal cinta dan nekat, kita juga harus memiliki perencanaan, pengelolaan, dan usaha yang sangat kuat juga selalu disertai do’a. Salah satu yang cukup penting untuk kita kelola adalah masalah keuangan. Saat ini, kondisi ekonomi kita jauh berbeda dengan saat orang tua kita dahulu menikah apalagi ketika kakek nenek kita dulu menikah. Persaingan ekonomi semakin sengit, kesejahteraan masyarakat di Indonesia sangat rendah karena pemerintah kita yang korup, dan kebutuhan primer kita semakin tinggi saat ini. Untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dari sisi finansial, untuk itu kita perlu merencanakan keuangan kita dengan baik.

Dari sesi sharing saya dengan Fahmi, saya menggaris bawahi beberapa hal yang penting untuk diingat dan dipraktekan dari sekian banyak poin menarik yang saya pelajari.

  1. Yang pertama adalah dana darurat. Siapkan rekening yang isinya adalah dana darurat yang tidak boleh diganggu gugat. besarnya 3-6x pengeluaran kita perbulan. (terkait pengeluaran, setiap keluarga pengeluarannya relatif yah, besarnya tidak sama)
  2. Kemudian asuransi kesehatan. Cek dulu apa saja asuransi yang sudah dicover kantor, lalu klo masih ada proteksi yang kurang, gunakan asuransi, tapi sesuai dengan kebutuhan. Poin menariknya, jangan tertukar asuransi dengan investasi 🙂
  3. Berikutnya adalah investasi. Dari postingan saya tentang finansial planning, ada tahapan yang perlu dilakukan seperti profiling, menentukan goal, dll. Penting bagi kita untuk menginvestasikan uang kita untuk kebutuhan kita kemudian hari. Banyak hal yang masih harus saya pelajari lagi tentang investasi, tapi pastikan kita punya alokasi untuk investasi.
  4. Tabungan. Nah tabungan ini juga penting. Klo investasi untuk jangka panjang, tabungan itu untuk kebutuhan jangka pendek. Jangan sampai kita gak ada tabungan sama sekali soalnya dari investasi itu gak bisa sembarangan kita ambil kapan saja. Belum tentu ketika kita butuh, nilainya sedang baik.
  5. Infak dan sedekah. Ini poin paling penting. Jangan lupakan untuk menyisihkan harta kita karena dari sebagian harta kita ada hak orang lain. Infak dan sedekah inilah yang akan jadi pelicin rezeki kita nantinya.

Yang pasti, ketika berdua nanti gajian, harus langsung dipos-poskan dari awal bulan. Jangan dipake dulu, terus nanti sisanya berapa, baru dimasukin ke dana darurat, investasi, tabungan, dan infak. Kemudian yang gak kalah pentingnya, bedakan antara kebutuhan dan kemauan. Pastikan pengeluaran yang kita lakukan itu adalah hal-hal yang kita butuhkan, gak sekedar kareka kita mau. Kalau pengen punya perencanaan keuangan yang lebih oke lagi, bisa langsung hubungin senior saya Fahmi yang merupakan financial planner. Nanti kita akan dibantu mengalokasikan pendapatan kita dengan efektif dan efisien.

Nasehat dari Warren Buffet
Nasehat dari Warren Buffet

3 thoughts on “[Supercoolday] Persiapan Mengatur Keuangan Rumah Tangga

  1. klo bokap gw ngajarinnya dibagi persen dam hehe..
    dari 100% pemasukan 10% buat zakat dan infaq, sisa 90%nya dibagi 50% utk kebutuhan sehari-hari, 30% utk cicilan hutang, 10% utk tabungan, sisanya untuk investasi.. 😀 lebih mudah bagi2nya tp hrs disiplin nyimpen yg tabungan sm investasi.. hehe

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s