[Supercoolday] Nasihat Kehidupan dari Om Musholi

gambar diambil dari inspirasis.wordpress.com
gambar diambil dari inspirasis.wordpress.com

Awalnya di rumah mau mengadakan pengajian untuk membekali saya nanti pasca menempuh hidup baru. Namun, dibandingkan mengundang ustadz yang kita tidak begitu kenal pribadinya, saya lebih memilih diberikan bekal oleh orang yang dekat dengan saya. Om Musholi ini adalah sahabat kecil jaman mahasiswanya Bapak. Bisa dibilang, sahabat karib terdekatnya Bapak. Secara visi hidup dan idealisme sejalan dengan Bapak. Mengingat Bapak sudah tidak ada, saya pikir tidak ada orang yang paling pas untuk membekali saya selain Om Musholi. Bahkan saya meminta beliau untuk jadi saksi ketika akad nanti.

Niatkan untuk ibadah. Itu adalah kalimat pertama yang beliau sampaikan kepada saya. Niatkan bahwa pernikahan ini semata-mata untuk beribadah kepada Allah, menyempurnakan agama, dan mendekatkan diri kita kepada-Nya dengan menjalankan perintahnya. Itulah fondasi utama dari pernikahan. Agar, setiap ada permasalahan, halangan, atau kondisi apapun yang nanti dialami, panduan agamalah yang nanti akan menjembatani dan membantu menyelesaikan permasalahan kita.

Makna dari ijab kabul. Prosesi ijab kabul di akad nikah memiliki makna yang dalam dan tanggung jawab yang berat. Bagi suami, ketika ijab kabul dilafalkan, artinya semua tanggung jawab orang tua wanita terhadap apapun yang anaknya lakukan akan dipindahkan ke suami. Suami bertanggung jawab penuh terhadap istri. Itu mengapa, suami akan bertugas sebagai imam bagi keluarga. Kebutuhan spiritual dan finansial sang istri kini menjadi tanggungan suami. Jika ada hal buruk, kekurangan, atau kelalaian dalam beribadah yang dilakukan oleh sang istri, suami akan turut bertanggung jawab, tapi tidak sebaliknya. Demikian pun secara finansial, suami wajib bertanggung jawab terhadap segala kebutuhan dari sang istri, namun tidak sebaliknya. Oleh karena itu, makna dari kalimat ijab kabul itu sesungguhnya sangat dalam dan mengandung tanggung jawab yang besar. Kita harus mempersiapkan diri kita dengan konsekuensi dari kalimat tersebut.

Selalu bersyukur dengan pasangan. Manusia adalah makhluk yang secara fitrah didesain untuk tidak pernah puas. Sayangnya, di dunia ini tidak ada yang sempurnya. Ketika seseorang mencoba untuk terus mengejar ambisinya, maka jalan tak berujung yang ia temui. Hidupnya akan selalu dipenuhi rasa ketidakpuasan dan ingin lebih. Bagi laki-laki, harta-tahta-wanita merupakan sebuah ujian dunia yang sangat berat. Untuk itu, kita harus terus menerus mengucapkan rasa syukur terhadap rezeki yang kita miliki sekarang, terhadap amanah yang kita emban saat ini, dan juga atas anugerah seorang istri yang sudah Allah pertemukan dengan kita. Kita harus siap dengan segala kelebihan dan kekurangan pasangan kita karena itulah yang paling tepat untuk kita. Terkadang manusia berharap lebih, berharap kesempurnaan. Namun sayangnya, tidak ada yang sempurna. Yang paling penting adalah kita mensyukuri nikmat yang ada saat ini.

Komunikasi. Inilah kunci teknis dari berbagai tanggung jawab dan cobaan yang akan kita hadapi. Komunikasi dan rasa sayang harus terus kita alirkan dalam menjalani kehidupan berumah tangga. Dengan era teknologi, komunikasi pun bisa semakin mudah. Kita bisa menanyakan kabar melalui berbagai media, bisa menyampaikan perasaan kita dengan cepat. Yang tak kalah penting adalah metode berkomunikasi. Pesan yang baik bisa jadi buruk jika tidak disampaikan dengan baik. Ketika akan berkomunikasi, pastikan kita menyampaikannya dengan keramahan, dengan cara yang baik, dan juga di situasi yang tepat. Asalkan komunikasi terjalin dengan baik, langkah ke depan pasti akan menjadi lebih ringan dan mudah.

Itu tadi beberapa hal penting yang saya camkan baik-baik dari nasihat singkat Om Musholi kepada saya. Setelah ijab kabul, saya akan menjalani sebuah fase hidup yang baru dimana saya akan terus belajar dan berusaha untuk menjalankan peran saya yang baru nanti sebaik mungkin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s