Membagi Waktu Kerja dan Menjaga Jenna

Saya paling senang klo dapet request topik untuk dibahas di blog. Topik ini adalah request dari salah satu pembaca Ardisaz.com dan juga blogger, namanya Suci. Pertanyaannya adalah gimana sih cara bagi waktu antara mencari nafkah dan menemani Dea mengurus Jenna.

Sebenernya kondisi yang saya alami saat ini agak special case sih. Saya bekerja di startup yang memberikan saya keleluasaan untuk bekerja secara remote. Normalnya, saya dua hari di Bandung dalam seminggu. Tapi semenjak Dea sudah hamil besar hingga sekarang Jenna baru lahir, saya dalam seminggu hanya bisa seminggu sekali ke Bandung. Jadi kondisi yang paling membedakan adalah secara fisik saya banyak di rumah menemani Dea dan Jenna.

baca juga: [Supercoolkids] Fase Begadang

Tapi bekerja remote itu juga tantangan tersendiri loh. Kalau lagi di kantor, kita bisa mengerahkan seluru energi kita untuk full focus mengerjakan kerjaan kita. Kalau di rumah, apalagi statusnya sambil jagain Jenna, sering banget disela-sela fase super fokus dan trance harus terpotong untuk jagain Jenna. Entah itu Jenna mau ganti popok atau nangis minta digendong.

Awal kelahiran Jenna, jujur saya amat sangat keteteran. Kerjaan saya banyak yang terbengkalai, entah itu kerjaan di Arsanesia, buat nulis blog, nulis artikel di Dailysocial atau Dicoding, dan lain-lain. Namanya juga orang tua baru yah, ritmenya masih berusaha menemukan. Tapi semakin ke sini sudah semakin keliatan gimana caranya ngatur timing kerja.

baca juga : [Supercoolkids] Menjadi Ayah (ASI?)

Jenna ini kondisinya sekarang belum bisa bedain siang dan malam. Beberapa kali dia lebih aktif di malam hari. Kalau lagi begini, berarti saya harus maksimalkan waktu di siang dan sore hari ketika Jenna lagi hibernasi. Di malam, saya lebih banyak mengerjakan kerjaan yang agak ringan dan tidak perlu fokus sehingga misalkan tiap sejam-dua jam sekali kebangun untuk nidurin Jenna lagi juga gak masalah. Biasanya untuk nulis blog, bikin video tutorial, nulis artikel, itu saya taro pas saya jaga Jenna dini hari. Kayak sekarang ini, saya nulis postingan ini jam 1.36 pagi dan Jenna masih kebangun-kebangun terus :p Kalau siang, saya manfaatin waktu tersebut untuk fokus ngerjain kerjaan Arsanesia mulai dari networking, marketing, deal project, bikin game design, hingga ngoding.

So far dengan pola begini masih bisa tercover kerjaan-kerjaan saya. Alhamdulillah juga Jenna semakin hari bisa semakin pintar mengatur jam tidurnya sehingga saya punya waktu untuk fokus bisa lebih banyak. Nanti kalau Jenna udah mulai bisa ditinggal, saya bakal balik lagi 2 hari di Bandung. Walaupun impian saya dan Dea untuk jangka panjang sih pengennya bisa punya rumah di Bandung. Tapi ya itu liat nanti lah kalau jalan dan rejekinya terbuka ke sana.

Semoga artikelnya sesuai dengan yang diharapkan yah Suci 🙂 Kalau kamu ada topik yang ingin ditanyakan atau ingin diulas jadi artikel, boleh langsung tinggalkan komen, mention di twitter, atau colek saya via media apapun yah. Gak usah malu-malu 😀 Oh ya, kunjungi juga yah blognya Suci di sini.

5 thoughts on “Membagi Waktu Kerja dan Menjaga Jenna

  1. makasiih banyaak kak Adam sudah memenuhi request-nya! Semoga bisa menginspirasi para ayah-ayah muda di masa depan ya. aamiin.. semoga sehat selalu juga Jenna, kak Dea 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s