Review Gendongan Bayi Aprica

Ketika bulan-bulan awal, gendongan bayi berjenis Baby Wrapper bernama Pittari sangat membantu saya. Kalau ke mall, bawa Jenna di Pittari ini enak banget. Jenna bisa pules tidur karena nyaman di dalam baby wrapper ini. Seiring Jenna bertambah besar, semakin banyak gerakan yang ingin dia lakukan. Baby wrapper yang modelnya agak ketat ini membuat Jenna jadi tidak bisa bebas bergerak.

Alhasil kami coba cari gendongan bayi lain. Ada beberapa yang ada di dalam incaran kami. Yang jenis Baby Carrier berbentuk ransel yang bisa digunakan untuk menghadap depan dan belakang (bahkan bisa digendong belakang) dan Baby Carrier yang ada Hip Seat-nya. Kami sudah mencoba dua-duanya, tapi saya ingin fokus review ke merk dari Jepang yang bernama Aprica ini.

baca juga : [Supercoolkids] Menggunakan Gendongan Baby Wrapper Pittari

Dalam mencari Baby Carrier, salah satu hal utama yang musti kita pertimbangkan adalah posisi kaki bayi. Banyak gendongan bayi yang membuat posisi kaki bayi berbentuk huruf “V” yang konon katanya membuat bayi tidak nyaman dan tidak sehat untuk tumbuh kembang tulang anak. Jadi kita harus cari yang bagian dudukannya agak lebar sehingga kaki bayi membentuk hutuf “M.”

BIsa leluasa beraktivitas
BIsa leluasa beraktivitas

Ada dua jenis Baby Carrier dengan model M ini, ada yang pakai Hip Seat dan ada yang tidak. Nah si Aprica ini termasuk yang tidak pakai Hip Seat. Sama seperti Ergobaby dan Pognae. Yang jelas, hal utama yang saya rasakan ketika menggunakan Aprica ini adalah praktis dan nyaman. Praktis karena proses memakaikannya sangat mudah, tidak seperti baby wrapper yang musti dililit sana-sini. Nyaman karena berat bayi terdistribusi ke pinggang dan punggung dengan baik sehingga tidak terasa terlalu berat.

baca juga : [Supercoolkids] (Hampir) Semua Bisa Disewa

Jadi jelas dengan pakai Aprica, flow untuk bawa Jenna jalan-jalan jadi lebih mudah. Kalau bawa stroller kan agak repot tuh klo musti naik eskalator atau nunggu lift cukup lama. Atau kalau digendong, pasti pegel dong. Nah dengan Aprica yang desainnya oke ini, jadi gampang banget mau mobilisasi sama Jenna. Kita tinggal pake baby carrier dan selanjutnya bisa melakukan aktivitas biasa. Lalu juga dengan desain yang ergonomis, berat Jenna jadi gak begitu kerasa. Jenna juga nyaman banget di dalem gendongannya dan sering sampe ketiduran. Tapi emang ini baru bisa dipake sama bayi umur 3 bulan ke atas sih, kalo enggak bakal tenggelem.

Jenna bisa gigit2 bagian pinggirannya
Jenna bisa gigit2 bagian pinggirannya

Dari sisi build quality, menurut saya sih oke yah. Tapi gak yang gimana banget gitu. Bahannya enak dan lembut, ada gigitan bayinya di bagian talinya. Gigitan bayi ini sangat bermanfaat karena di umur-umur bayi 4-5 bulan, lagi seneng masukan apapun yang ada di deket mulutnya. Termasuk tali gendongan bayi ini. Jadi si bagian yang bisa digigit Jenna ini bisa dilepas dan dicuci lagi.

Paling kekurangannya ada di harganya. Harganya terbilang mahal untuk urusan baby gear berupa gendonga. Aprica ini harganya 2 juta-an kalau gak salah. Makanya saya gak langsung beli, tapi sewa dulu. Nanti saya tanyakan ke istri ini sewanya dimana dan berapa (klo gak salah 150rb perbulan). Kalau mau info detilnya bisa tinggalkan pesan di kolom komentar. Sebelum membeli ini, saya masih trial beberapa merk gendongan lain. Tunggu review gendongan bayi berikutnya yah 🙂

Advertisements

3 thoughts on “Review Gendongan Bayi Aprica

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s